UNY Dorong Transformasi Digital Pembelajaran Khusus melalui Pelatihan LKPD Interaktif Berbantuan Liveworksheet bagi Guru SLB

Yogyakarta – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Penugasan Guru Besar dan Dosen Struktural melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif berbantuan Liveworksheet yang terintegrasi dengan asesmen Program Kekhususan. Kegiatan PkM ini diketuai oleh Rendy Roos Handoyo, S.Pd., M.Pd. dengan anggota tim yang terdiri atas Gena Diniarti, S.Pd., M.Pd., Zykra Zakiah, S.Pd., M.Pd., dan Veroyunita, M.Pd. Program ini merupakan bentuk kontribusi UNY dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran pendidikan khusus melalui penguatan kompetensi profesional guru dan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.

Program pengabdian ini dilaksanakan sebagai upaya menjawab kebutuhan guru SLB dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan bersama mitra, yaitu Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SLB Daerah Istimewa Yogyakarta, guru masih memerlukan penguatan dalam menyusun instrumen asesmen yang sistematis, mengintegrasikan asesmen dalam pembelajaran, serta mengembangkan LKPD yang sesuai dengan kebutuhan individual peserta didik.

Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Training Model, yaitu model pelatihan yang menempatkan guru sebagai peserta aktif melalui proses diskusi, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Melalui pendekatan ini, guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga menghasilkan produk pembelajaran yang dapat langsung diterapkan di sekolah. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi program, Focus Group Discussion (FGD), workshop, pelatihan penyusunan LKPD interaktif, pendampingan implementasi di sekolah, serta evaluasi hasil kegiatan. Pelaksanaan dilakukan secara hybrid dengan memadukan kegiatan luring dan daring sehingga memungkinkan keterlibatan guru dari berbagai wilayah. Pada kegiatan pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai penyusunan asesmen Program Kekhususan, Curriculum Based Assessment (CBA), serta pengembangan LKPD interaktif menggunakan platform Liveworksheet. Guru kemudian melakukan praktik menyusun LKPD dan instrumen asesmen yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah masing-masing.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan draft LKPD interaktif dan instrumen asesmen Program Kekhususan yang dapat mendukung proses pembelajaran di SLB. Selain peningkatan kemampuan teknis, kegiatan ini juga mendorong peningkatan kemampuan guru dalam melakukan analisis kebutuhan belajar, berpikir kritis, berkolaborasi, dan melakukan refleksi terhadap layanan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik.

Melalui program PkM Penugasan Guru Besar dan Dosen Struktural ini, tim pengabdi berharap inovasi pembelajaran berbasis teknologi dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh guru SLB. Produk yang dihasilkan diharapkan menjadi praktik baik yang dapat didiseminasikan melalui jejaring MKKS SLB serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan khusus di Indonesia.